TRENDING

Raih Juara 1 Kampung KB, Kades Lerep Sumariyadi: Penghargaan Ini Kerja Keras dan Gotong Royong Warga

2 menit membaca
Redaksi MNN Media
DAERAH, Ekonomi, NEWS, PEMERINTAH - 22 Jun 2026

UNGARAN, MNNMEDIA.COM – Desa Lerep, Kecamatan Barat, Kabupaten Semarang kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional pada tahun 2026 ini.

Desa wisata yang terletak di lereng Gunung Ungaran tersebut berhasil menyabet Juara 1 Lomba Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Tingkat Nasional Kabupaten Tahun 2026.

​Penghargaan ini diraih berkat konsistensi Desa Lerep dalam membangun sistem ketahanan keluarga yang terintegrasi dan berkelanjutan, mulai dari pelayanan balita hingga kesejahteraan lanjut usia (lansia).

​Kepala Desa Lerep, Sumariyadi mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian seluruh elemen masyarakat.

“Penghargaan ini bukan sekadar piala, melainkan bukti nyata dari kerja keras gotong royong warga dalam mewujudkan siklus hidup manusia yang berkualitas,” ujarnya, kepada mnnmedia.com, di Kantor Desa Lerep, Senin (22/6/2026).

​Menurutnya, Kunci dari keberhasilan ini adalah konsistensi pelayanan yang mencakup seluruh siklus hidup manusia dan di Lerep intervensi pemerintah desa dan kader tidak terputus.

“Sejak anak masih di dalam kandungan, masa balita, remaja, usia produktif hingga memasuki usia lansia,” jelasnya.

​Sumariyadi menuturkan, beberapa program unggulan yang membawa Desa Lerep menjadi yang terbaik di Indonesia sektor Balita (Gempur Stunting). Desa Lerep menerapkan pengawasan ketat terhadap 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Lewat optimalisasi Posyandu dan penyediaan makanan tambahan berbahan pangan lokal organik, angka stunting di desa ini berhasil ditekan hingga menyentuh angka nol persen (zero stunting),” ujarnya.

​Sektor remaja dan usia produktif, lanjutnya, Pemberdayaan pusat informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) untuk mencegah pernikahan dini serta penguatan ekonomi keluarga melalui integrasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan sektor Desa Wisata Lerep.

“Sektor lansia di Desa Lerep tidak dibiarkan pasif. Melalui sekolah lansia tangguh (Selantang) para warga senior diberikan ruang untuk tetap produktif, sehat dan bahagia melalui aktivitas berkebun, senam rutin, hingga pemeriksaan kesehatan gratis berkala menjadi percontohan nasional,” katanya.

Sumariyadi menambahkan, Keberhasilan Desa Lerep memadukan konsep kampung berkualitas dengan kearifan lokal dan sektor pariwisata dinilai tim juri nasional sebagai inovasi yang sangat replikatif (mudah ditiru desa lain).

“bahwa status Juara 1 ini menjadi tantangan baru bagi Desa Lerep untuk terus mempertahankan kualitas pelayanan publik dan kami tidak mau berhenti di sini. Target kami ke depan adalah memastikan seluruh inovasi ini berbasis digitalisasi yang ramah pengguna, sehingga pelayanan dari balita sampai lansia bisa semakin cepat, tepat dan transparan,” pungkasnya. (ndi)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS