
SEMARANG, MNNMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan dukungan komunikasi publik dan infrastruktur teknologi digital dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional siap digunakan.
Kesiapan itu mencakup penguatan koneksi dan sinyal, penyediaan media center, serta fasilitas videotron untuk mendukung akses informasi bagi masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatikandan Digital (Diskomdigi) Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Diskomdigi Kota Semarang, Kementerian Agama, dan LPTQ dalam mendukung penyelenggaraan MTQ Nasional.
“Progres sampai dengan hari ini kami telah siap melakukan keduanya. Tentu saja kami akan terus update dinamika yang berkembang,” ujarnya, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, tugas Diskomdigi terbagi dalam dua bidang utama, yakni komunikasi publik dan media serta penyiapan infrastruktur teknologi digital.
“Untuk mendukung kebutuhan media, Diskomdigi Jateng menyiapkan media center di kawasan venue utama Simpang Lima.
Lilik menuturkan, Fasilitas tersebut nantinya mendukung penyiaran dari 12 venue MTQ Nasional yang pelaksanaannya melibatkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
“Masyarakat juga dipersilakan hadir langsung di venue utama dan menyaksikan rangkaian pembukaan setelah kegiatan yang membutuhkan ruang, seperti defile kafilah dan Paskibraka, selesai,” katanya.
Lilik menambahkan, Kapasitas masyarakat di venue utama diperkirakan cukup besar, karena tidak seluruh area menggunakan kursi atau meja. Ruang yang sebelumnya digunakan untuk defile dan tari kolosal, nantinya dapat digunakan kembali masyarakat untuk menyaksikan panggung utama.
“Jadi dipastikan kapasitasnya cukup besar. Kemungkinan bisa sampai 1.000 orang karena tidak ada kursi atau meja,” ucapnya.
Selain agenda utama lomba, juga disediakan berbagai acara penyerta, seperti job fair, bazar UMKM, dan pawai ta’aruf yang akan menambah kemeriahan acara MTQ 2026. (ndi)

Tidak ada komentar