
SEMARANG, MNNMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dinilai memiliki komitmen kuat dalam memperkuat ekosistem wisata ramah muslim yang inklusif.
Ketua Enhaii Halal Tourism Center (EHTC) Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Sumariadi mengatakan langkah konkret Pemprov Jateng yang dinilai siap mendorong penguatan ekosistem halal secara menyeluruh.
“Apalagi, Jawa Tengah memiliki daya tarik pariwisata yang sangat besar, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, dengan porsi segmen wisatawan muslim yang tergolong signifikan,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, kebutuhan wisatawan muslim seperti makanan halal, sarana beribadah, hingga daya tarik bernuansa muslim perlu disediakan dengan baik, dengan begitu kepuasan wisatawan tentu akan meningkat.
“bahwa kunci keberhasilan pengembangan pariwisata sangat bergantung pada komitmen para pemimpin daerah. Visi Jawa Tengah untuk penguatan ekosistem halal pada 2027 momentum tujuh bulan tersisa harus dimaksimalkan untuk sosialisasi internal dan persiapan infrastruktur pendukung,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menuturkan pihaknya terus memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan.
“Salah satunya dengan dengan mendorong ekosistem wisata ramah muslim yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi syariah dan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” katanya.
Menurutnya, pengembangan pariwisata ramah muslim menjadi bagian dari strategi Jawa Tengah dalam menangkap peluang ekonomi berbasis syariah.
Taj Yasin menilai penguatan ekosistem halal akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas karena tidak hanya menyasar wisatawan, tetapi juga pelaku UMKM dan sektor perdagangan lokal.
“Saya berharap pengelola hotel dapat meningkatkan fasilitas sehingga wisatawan muslim merasa nyaman selama berada di Jawa Tengah. Hal tersebut dinilai penting karena pengalaman wisatawan akan turut menentukan daya saing destinasi,” tuturnya. (ndi)
Tidak ada komentar