
UNGARAN, MNNMEDIA.COM – Inilah kisah Mustofa (66), salah seorang jemaah haji Kabupaten Semarang tahun 2026 yang sempat mengagetkan khalayak usai menunaikan ibadah haji di tanah suci.
Ketika pulang sampai di Debarkasi Donohudan Boyolali, dia menuntaskan nazar berjalan kaki menuju rumahnya di Desa Kedungringin RT 11 RW 2, Kecamatan Suruh sejauh 34 kilometer.
“Ini niat sejak awal mensyukuri nikmat Gusti Allah karena Saya diberi kesehatan dapat melaksanakan ibadah haji,” ujarnya, di Ungaran, Jumat (10/7/2026).
Mustofa mengatakan, dirinya menunggu selama 14 tahun untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima itu. Ketika pulang berjalan kaki, dia didampingi adiknya
“Benar-benar sebuah nikmat dari Allah karena saya hanya petani namun diberi kemudahan menjalankan ibadah,” katanya.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyatakan Ini cerita yang sangat mengharukan dari Pak Mustofa yang berjalan kaki usai pulang ibadah haji.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang H Rozikin melaporkan seluruh jemaah hajl
Kabupaten Semarang telah kembali ke tanah air.
Menurutnya, Ada dua jemaah yang meninggal dunia yakni Damanhuri bin
Sahid(83) asal Desa Gogodalem, Bringin yang tergabung di Kloter 21 dan H Fatoni dari Ambarawa dari Kloter 22.
“Total ada 907 jemaah yang kembali ke tanah air dengan selamat terdiri dari 901 jemaah biasa, satu pendamping KBUH dan lima petugas haji daerah, pada tahun 2027 mendatang Kabupaten Semarang direncanakan mendapat kuota 800 orang
jemaah,” tuturnya. (Ndi)
Tidak ada komentar