
KABUPATEN SEMARANG, MNNMEDIA.COM – Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha bergerak cepat turun tangan menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan dan mengantisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau di sejumlah wilayah yang mengalami krisis air bersih.
“Adapun sasaran pendistribusian air bersih kali ini meliputi empat desa di dua kecamatan berbeda, yakni Desa Dadapayam dan Desa Sukorejo di Kecamatan Suruh, serta Desa Bantal dan Desa Plumutan di Kecamatan Bancak,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, Bahwa Pemerintah Kabupaten Semarang berkomitmen penuh untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang rawan kekeringan setiap tahunnya.
“Drop bantuan rutin pengiriman tangki air bersih dilakukan secara berkala bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang dan instansi terkait,” jelasnya.
Bupati Ngesti mengatakan, Pemerintah daerah terus memetakan wilayah-wilayah krisis air untuk merencanakan pembangunan sumur bor atau pipanisasi yang lebih merata.
Bupati Ngesti menambahkan, Pemerintah Kabupaten Semarang mengimbau kepada masyarakat di wilayah lain yang mulai merasakan dampak kesulitan air bersih untuk segera melapor melalui pemerintah desa setempat agar dapat segera ditindaklanjuti dengan pengiriman armada tangki air.
“Saya juga mengimbau warga untuk memanfaatkan bantuan air bersih dengan bijak serta saling bergotong royong dalam penampungan distribusi,” jelasnya.
Warga di keempat desa menyambut antusias kedatangan bantuan air bersih ini. Dengan membawa berbagai wadah penampungan mulai dari ember, jerigen, hingga galon, masyarakat tampak antri tertib demi mendapatkan pasokan air bersih guna memenuhi kebutuhan konsumsi dan mandi cuci sehari-hari. (ndi)
Tidak ada komentar