
SEMARANG, MNNMEDIA.COM – Sebanyak 7.515 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota unjuk gigi pada perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah yang berlangsung pada 1-6 September 2026.
Ribuan atlet pelajar tersebut terbagi dalam 1.647 atlet SD, 2.335 atlet SMP, dan 3.533 atlet SMA. Kemudian ada 1.210 pelatih dan 334 ofisial. Mereka akan bertanding dalam 23 cabang olahraga (cabor) dengan 522 nomor pertandingan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan Popda Jateng merupakan ajang untuk pembinaan dan persiapan bibit-bibit atlet pelajar masa depan. Hal ini juga untuk menghadapi Popnas tahun 2027.
“Popda merupakan dasar untuk kita nanti take off ke Popnas. Adik-adik ini adalah bibit unggul yang akan mengharumkan nama Jawa Tengah. Jadi seluruh cabor kita pertandingan,” ujarnya, di GOR Jatidiri Semarang, Selasa 1 September 2026.
Menurutnya, Selain itu Popda Jateng juga sebagai wadah untuk menempa karakter para atlet. Karenanya kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial dan perangkat pertandingan termasuk wasit agar sportif dan profesional.
“Sehingga ke depan memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, dan jiwa petarung,” jelasnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto menyatakan jumlah peserta Popda Jateng tahun ini menjadi yang terbesar. Tujuan dari Popda sendiri untuk meningkatkan prestasi di Jateng.
“Adanya Popda bisa mengukur dan pembinaan di masing-masing kabupaten/kota, kemudian berjenjang ke tingkat provinsi hingga nanti nasional,” katanya.
Sementara itu, Salah seorang atlet Popda asal Blora Yuniar mengaku antusias mengikuti kompetisi tersebut. Ia memasang target tinggi untuk menyumbangkan medali emas. Sebelumnya, ia pernah meraih medali perak pada Popda tahun lalu.
“Persiapan sudah dari kemarin-kemarin karena sekalian persiapan untuk Porprov. Jadi ini buat try out juga. Popda tahun lalu dapat perak, tahun ini ingin dapat emas,” ucapnya. (ndi)
Tidak ada komentar