TRENDING

Antisipasi Karhutla, PTPN I Regional 3 Kebun Ngobo Koordinasi dengan Polsek Bergas

2 menit membaca
Redaksi MNN Media
DAERAH, Ekonomi, PEMERINTAH - 12 Agu 2026

BERGAS, MNNMEDIA.COM – PTPN I Regional 3 Kebun Ngobo Kabupaten Semarang melaksanakan koordinasi dengan Polsek Bergas pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas PTPN I Ngobo tersebut bertujuan meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan kawasan perkebunan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polsek Bergas.

Dalam koordinasi tersebut, PTPN I Regional 3 Kebun Ngobo bersama Polsek Bergas membahas sejumlah langkah pencegahan, di antaranya peningkatan patroli terpadu, pertukaran informasi mengenai potensi gangguan keamanan kawasan perkebunan, serta kesiapsiagaan dan penanganan cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas ilegal di dalam kawasan kebun.

Manager PTPN I Ngobo, Farizal Satyana Nugroho mengatakan bahwa sinergi dengan jajaran Polsek Bergas merupakan langkah strategis untuk meningkatkan perlindungan dan pengamanan kawasan perkebunan.

“Upaya menjaga keamanan dan kelestarian kawasan perkebunan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat Kepolisian dan masyarakat di sekitar kawasan perkebunan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui koordinasi tersebut PTPN I Ngobo akan terus meningkatkan pengamanan kawasan dengan mengedepankan patroli preventif, deteksi dini, pertukaran informasi, serta respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan maupun kejadian karhutla.

Sementara itu, Kapolsek Bergas AKP Himawan menuturkan bahwa pihaknya siap mendukung langkah-langkah PTPN I Regional 3 Kebun Ngobo dalam menjaga keamanan kawasan perkebunan di wilayah hukum Polsek Bergas.

“Polsek Bergas siap bersinergi bersama PTPN I Ngobo melalui patroli bersama, pertukaran informasi, serta respons cepat apabila ditemukan potensi gangguan keamanan maupun kejadian kebakaran lahan,” katanya.

Menurutnya, Koordinasi yang baik antarinstansi menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya dalam menghadapi potensi karhutla.

“Koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran pada musim kemarau. Langkah preventif, deteksi dini, pemantauan kawasan, serta koordinasi lintas instansi diharapkan dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran dan mempercepat penanganan apabila terjadi kejadian di lapangan,” ucapnya. (Sap)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS