TRENDING

NTP Naik Jadi 118.27, Petani Jateng Makin Sejahtera di Juni 2026

2 menit membaca
Redaksi MNN Media
DAERAH, Ekonomi, PEMERINTAH - 01 Jul 2026

SEMARANG, MNNMEDIA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mengumumkan nilai tukar petani (NTP) naik 0,75 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), menjadi 118,27 pada Juni 2026. NTP pada Mei 2026 yaitu 117,39.

Kepala BPS Provinsi Jateng, Ali Said mengatakan Ada tiga provinsi di Pulau Jawa yang mengalami kenaikan NTP, dan tiga provinsi lain mengalami penurunan NTP. Provinsi yang mengalami kenaikan NTP adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten.

“Kenaikan NTP terjadi di provinsi yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi yaitu 0,75 persen. Sedangkan provinsi yang mengalami penurunan tertinggi yakni Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta yaitu -0,75 persen. Adapun, NTP tertinggi terjadi pada subsektor tanaman pangan dan hortikukultura,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, Jika NTP naik maka harga hasil panen petani naik lebih cepat daripada harga barang-barang yang mereka beli. NTP sendiri merupakan indikator yang mengukur kemampuan daya beli petani di pedesaan.

“Menunjukkan seberapa baik mereka bisa bertukar produk pertanian dengan barang dan jasa yang dibutuhkan. Sementara, NTP dihitung dengan membandingkan indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib),” jelasnya.

Ali menambahkan, Nilai It mengalami kenaikan sebesar 1,25 persen atau 154,76 pada Juni 2026. Dengan komoditas penyumbang It adalah gabah, bawang merah, jagung, kol/kubis dan wortel.

“Peningkatan utama nilai ekspor didorong oleh ekspor komoditas nonmigas, yang tercatat naik pada Mei 2026 secara yoy mencapai 1.175,22 juta dolar AS, naik 22,85 persen dibanding Mei 2025,” tuturnya. (Ndi)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS