“Komitmen pemerintah menjaga keberlangsungan agenda keagamaan, termasuk Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) IV, meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran,” ujarnya.
Menag mengatakan, Bahwa kebijakan penyesuaian anggaran berdampak pada terbatasnya ruang dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat termasuk untuk kegiatan keagamaan.
Menurutnya, bahwa kondisi tersebut tidak akan menghambat pelaksanaan Pesparani IV yang direncanakan digelar pada Juni mendatang di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
“Pesparani IV tetap akan terlaksana. Kita sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk jika ada keterbatasan anggaran,” jelasnya.
Menag menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan keagamaan tidak semata ditentukan oleh dukungan fiskal negara, tetapi juga oleh kekuatan partisipasi umat dan semangat gotong royong lintas elemen.
“Nilai-nilai kebersamaan dan niat ibadah yang tulus justru menjadi fondasi utama yang mampu menjaga keberlangsungan kegiatan di tengah keterbatasan,” ujarnya.


Tidak ada komentar