TRENDING

Polisi Ungkap Pembunuhan Bocah di Sragen

2 menit membaca
Redaksi MNN Media
DAERAH, Kriminal, PERISTIWA - 11 Jun 2026

SRAGEN, MNNMEDIA.COM – Pengungkapan kasus pembunuhan tragis yang menewaskan Bilqis Rajiansyah Lestari (11), siswi sekolah dasar asal Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, menghadirkan fakta-fakta mengejutkan yang membuat publik semakin tersentak.

Di balik kematian bocah perempuan yang ditemukan tak bernyawa di rumahnya pada Jumat (5/6/2026), polisi menemukan rangkaian peristiwa yang diduga telah direncanakan pelaku jauh sebelum hari kejadian.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan tersangka bernama Suparman, warga Kecamatan Gondang, berhasil diidentifikasi dan diamankan setelah penyidik Satreskrim Polres Sragen melakukan penyelidikan intensif selama lima hari.

“Pelaku berhasil kami ungkap berdasarkan rangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi, analisis CCTV, serta barang bukti yang berhasil dikumpulkan penyidik,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, Berdasarkan hasil penyidikan tragedi itu bermula ketika korban pulang sekolah pada Jumat siang. Seperti hari-hari sebelumnya, Bilqis berjalan menuju rumahnya dan saat itu kedua orang tuanya masih bekerja sehingga korban berada seorang diri di rumah.

“Dari hasil analisis rekaman CCTV dan keterangan para saksi, penyidik menemukan fakta bahwa sekitar 18 menit setelah korban tiba di rumah, tersangka datang menyusul,” jelasnya.

AKBP Dewiana menuturkan, Pelaku memasuki lingkungan rumah korban dengan membawa niat yang kini diduga telah dipersiapkan sebelumnya.

“Untuk menghilangkan kecurigaan, pelaku menggunakan alasan sederhana yang tidak akan membuat korban waspada.
Ia berpura-pura meminjam sebuah sabit (bendo) milik orang tua korban,” ujarnya.

Karena telah mengenal pelaku sebagai teman ayahnya, korban tidak menunjukkan rasa curiga sedikit pun. Korban kemudian mengambilkan sabit yang dimaksud dan menyerahkannya kepada pelaku.

AKBP Dewiana menambahkan, Penyidik mengungkap bahwa sesaat setelah korban kembali masuk ke rumah dan pelaku diduga langsung melancarkan aksinya.

“Sabit yang sebelumnya dipinjam dengan alasan membantu pekerjaan justru digunakan sebagai alat untuk melakukan penyerangan,” ucapnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS