
Reporter|Mulyono
DEMAK|MNNMEDIA.COM – Upaya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat desa terus digencarkan. Di Kabupaten Demak, Polres Demak bersama warga Desa Banjarejo, Kecamatan Guntur, meresmikan Jembatan Merah Putih di Sungai Setu, Dukuh Gabus, Selasa (17/3/2026) sore.
Peresmian ini menjadi bagian dari penguatan konektivitas desa yang sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto, serta arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam mempercepat pembangunan infrastruktur hingga wilayah perdesaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Guntur dan perangkat Desa Banjarejo.
Jembatan sepanjang 30 meter itu kini menjadi akses vital penghubung Desa Banjarejo dan Desa Wonorejo. Keberadaannya diharapkan mampu menunjang mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra atau yang akrab disapa AKBP Samel, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan. Dengan akses yang aman dan lancar, aktivitas ekonomi dapat tumbuh dan situasi kamtibmas menjadi lebih kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelumnya warga harus melintasi jembatan lama yang sempit dengan pagar pengaman rusak, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Dengan diresmikannya jembatan ini, kami berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Polri akan terus hadir mendukung setiap pembangunan yang berdampak pada keselamatan warga,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Banjarejo, Ali Nusiswanto, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut menjawab kebutuhan lama masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
“Jembatan Merah Putih Presisi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik warga Banjarejo maupun sekitarnya. Sebelumnya kondisinya memprihatinkan dan sering menimbulkan korban jatuh ke sungai. Alhamdulillah kini sudah dibangun dan dapat dimanfaatkan untuk umum,” ungkapnya.
Tidak ada komentar