TRENDING

Kapolres Semarang Supervisi Satkamling di Tengah Hujan: Warga Gumukan Tetap Semangat Jaga Kamtibmas

2 menit membaca
M.Supadi
M.Supadi
DAERAH, NEWS - 22 Okt 2025

KAB.SEMARANG | MNNMEDIA.COM-  Hujan deras tak menyurutkan semangat warga Dusun Gumukan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Di bawah rintik malam, mereka tetap antusias menyambut kedatangan Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., yang melaksanakan supervisi dan pemantauan kegiatan Satkamling, Selasa (21/10/2025).

Kehangatan terasa sejak awal. Rombongan Kapolres disambut meriah dengan penampilan kesenian tradisional “Tunas Bambu” oleh anak-anak setempat berusia 8–10 tahun. Dentingan angklung berpadu semangat warga menjadi bukti hidupnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat pedesaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tengaran Sri Sulistyorini, SE., MM., Kapolsek dan Danramil Tengaran, serta Kepala Desa Tegalwaton Tri Wuryanto.

Camat Sri Sulistyorini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian jajaran Polres Semarang terhadap keamanan wilayah.

“Kunjungan ini menjadi dorongan semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan. Kami berkomitmen membangun sistem keamanan gotong royong yang melibatkan seluruh unsur masyarakat, bukan hanya aparat,” ujarnya.

Ia menegaskan, dengan sinergi lintas elemen  Polri, TNI, Linmas, hingga masyarakat umum berbagai potensi gangguan seperti pencurian, bencana, maupun keadaan darurat dapat diantisipasi lebih cepat dan efisien.

Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy mengapresiasi semangat warga yang tetap bertahan di tengah hujan deras.

“Saya bangga melihat semangat masyarakat malam ini. Cuaca bukan halangan untuk bersama-sama menjaga keamanan. Karena keamanan adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya aparat,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengungkapkan rasa harunya atas penampilan anak-anak pemain angklung yang dinilai sebagai simbol positif pembinaan karakter generasi muda.

“Ini bukti nyata peran orang tua dalam mengarahkan anak agar tumbuh kreatif dan berbudaya, di tengah tantangan arus digital dan pergaulan modern,” ungkapnya.

Lebih jauh, AKBP Ratna menekankan pentingnya pencegahan sebagai ujung tombak pemeliharaan kamtibmas.

“Pencegahan jauh lebih penting daripada sekadar menyelesaikan perkara. Tapi tentu, menyelesaikan perkara dengan baik juga menjadi bagian dari keberhasilan,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres juga menyaksikan simulasi penanganan pencurian dan kebakaran rumah oleh warga bersama petugas Satkamling. Aksi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat dengan koordinasi Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

“Kearifan lokal dan gotong royong adalah kekuatan besar dalam menjaga lingkungan. Semua dilakukan dengan prosedur dan koordinasi yang baik,” pungkas Kapolres.

Sebagai bentuk dukungan, AKBP Ratna Quratul Ainy menyerahkan bantuan peralatan Satkamling kepada warga Dusun Gumukan. Bantuan ini diharapkan menjadi sarana pendukung dalam menjaga keamanan lingkungan secara mandiri, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi masyarakat.(..)

 

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS