TRENDING

Jelang Akhir Operasi Zebra Candi 2025, Polda Jateng Ungkap Fakta Mengejutkan: 44 Ribu Pelanggaran, Mayoritas Anak Muda

2 menit membaca
M.Supadi
M.Supadi
DAERAH, NEWS - 30 Nov 2025

SEMARANG|MNNMEDIA.COM  – Memasuki hari terakhir Operasi Zebra Candi 2025, Polda Jawa Tengah merilis temuan mencengangkan. Selama 13 hari pelaksanaan sejak 17 November, tercatat 44.686 pelanggaran lalu lintas, mayoritas dilakukan pengendara usia muda.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan, dari total pelanggaran tersebut, sebanyak 12.027 pengendara ditilang—7.015 melalui ETLE dan 5.012 melalui tilang manual—sementara 32.659 lainnya hanya diberi teguran.

“Angka ini menunjukkan kepatuhan berlalu lintas masih menjadi PR besar kita bersama. Edukasi dan pendekatan humanis tetap kami kedepankan,” ujar Artanto.

Roda Dua Masih Paling Banyak Melanggar

Dari seluruh kasus, 11.128 pelanggaran dilakukan oleh pengendara sepeda motor, dengan tiga pelanggaran paling dominan:

Tidak memakai helm SNI – 7.609 kasus

Knalpot brong – 1.046 kasus

Melawan arus – 1.044 kasus

Pada kendaraan roda empat atau lebih, tercatat 899 pelanggaran, didominasi:

Tidak pakai sabuk keselamatan – 557 kasus

Melawan arus – 105 kasus

Pelanggaran batas muatan – 43 kasus

Usia 16–35 Tahun Mendominasi Tilang

Fakta yang cukup mengkhawatirkan, 77% pelanggar yang ditilang berusia 16–35 tahun, kelompok usia produktif yang aktif beraktivitas di jalan.

502 Kecelakaan dalam 13 Hari

Selama operasi, juga terjadi 502 kecelakaan dengan rincian:

12 meninggal dunia

11 luka berat

24 luka ringan
Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 836,4 juta.

Pelaku kecelakaan terbanyak berasal dari kelompok usia 16–20 tahun, sementara 43% korban berusia 11–30 tahun.

“Pengguna jalan dari kelompok usia muda masih sangat rentan. Ini peringatan serius bagi kita semua,” tegas Artanto.

Cipta Kondisi Jelang Nataru

Operasi Zebra Candi 2025 juga menjadi bagian dari upaya menjaga kamtibmas dan kamseltibcar menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Harapan kami, dengan meningkatnya kedisiplinan masyarakat, kondisi lalu lintas menjelang Nataru bisa aman dan kondusif,” pungkas Kabid Humas.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS