TRENDING

Banjir Lumpuhkan Jalur Pantura”  Polisi Lakukan Rekayasa Arus dan Evakuasi Warga

2 menit membaca
M.Supadi
M.Supadi
DAERAH, NEWS - 24 Okt 2025

DEMAK|MNNMEDIA.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Demak sejak Rabu (22/10/2025) malam mengakibatkan banjir di sejumlah titik, termasuk kawasan Pantura Demak, tepatnya di depan PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) Kecamatan Sayung. Ketinggian air yang mencapai 40 sentimeter membuat arus lalu lintas lumpuh hingga 14 kilometer, dari titik banjir menuju Jalan Lingkar Demak.

Situasi tersebut langsung direspons cepat oleh Satlantas Polres Demak bersama jajaran terkait dengan melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan arus, serta evakuasi warga yang terjebak banjir.

Kasat Lantas Polres Demak AKP Thoriq Aziz mengatakan, pihaknya menurunkan personel ke titik-titik rawan kemacetan untuk mengurai antrean kendaraan dan membantu pengendara yang mogok di tengah genangan.

“Kami terus melakukan pengaturan dan pengalihan arus di titik-titik padat. Petugas juga membantu masyarakat yang kendaraannya mogok akibat banjir. Beberapa motor bahkan harus dievakuasi secara manual karena air cukup tinggi,” ujar AKP Thoriq, Kamis (23/10/2025).

Selain pengaturan arus, Polres Demak juga mengimbau pengendara dari arah Kudus menuju Semarang agar melewati jalur selatan melalui rute Jalan Lingkar Demak – Wonosalam – Dempet – Godong – Gubug – Karangawen – Mranggen – Semarang, yang dinilai lebih aman dari genangan air.

Upaya evakuasi pun dilakukan bersama relawan dan unsur masyarakat setempat guna memastikan keselamatan warga tetap terjaga.

“Kami dibantu relawan setempat agar proses evakuasi berjalan cepat. Selain itu, kami juga fokus mengatur arus agar ketersendatan tidak makin panjang,” tambah AKP Thoriq.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha menegaskan, seluruh personel Polres Demak disiagakan selama 24 jam penuh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Petugas kami siagakan 24 jam untuk membantu warga, baik dalam pengaturan lalu lintas, evakuasi, maupun pendampingan di lapangan. Polri harus hadir dan tanggap di setiap situasi darurat,” tegas AKBP Ari.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintas di jalur yang tergenang tinggi.

“Kami berharap masyarakat memahami kondisi ini dan mengutamakan keselamatan. Gunakan jalur alternatif bila memungkinkan,” pungkas Kapolres.

Langkah cepat dan sigap jajaran Polres Demak ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi situasi darurat seperti banjir yang melumpuhkan jalur utama Pantura.(..)

 

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS