
DEMAK |MNNMEDIA.COM – Suasana hening menyelimuti Masjid Uswatun Hasanah Polres Demak, Kamis (4/12/2025). Ratusan personel kepolisian memasuki masjid dengan langkah tertata, mengakhiri tugas pagi mereka dengan ibadah yang penuh keharuan: salat ghaib bagi para korban bencana di Aceh dan Sumatra.
Dipimpin KH. Shobari dari Desa Jogoloyo, Wonosalam, rangkaian ibadah berlangsung dengan khusyuk. Doa-doa dipanjatkan, menyeru keselamatan bagi saudara-saudara sebangsa yang tengah diuji bencana. Setiap lantunan terasa sebagai seruan solidaritas, seolah jarak ribuan kilometer antara Demak dan Aceh–Sumatra lenyap dalam satu kepedulian yang sama.
Namun empati itu tak berhenti pada doa. Polres Demak menggerakkan aksi kemanusiaan melalui penggalangan dana internal. Hasilnya mencerminkan kekuatan kebersamaan: Rp 52.600.000 terkumpul dalam waktu singkat—bantuan yang akan disalurkan melalui jalur resmi kepolisian agar tepat sasaran dan membantu kebutuhan paling mendesak para penyintas.
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha menyebut solidaritas anggotanya sebagai cermin nilai luhur kepolisian.
“Donasi ini bukan sekadar angka. Ini suara hati keluarga besar Polres Demak untuk saudara-saudara kita yang tengah berduka dan berjuang memulihkan hidup,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa doa dan aksi kemanusiaan akan terus menjadi budaya institusi—sebuah komitmen bahwa Polres Demak hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai kekuatan empati ketika bencana melanda.
“Kami berharap bantuan ini mampu memberi sedikit terang bagi mereka yang terdampak. Semoga pemulihan di wilayah Aceh dan Sumatra berjalan cepat, dan masyarakat kembali menjalani hari-harinya dengan ketabahan,” tutup Kapolres.(..)
Tidak ada komentar