
Reporter|Adi Winarko
Semarang |Mnnmedia.com – Pimpinan Cabang (DPC) GRIP Jaya Kota Semarang mendesak aparat kepolisian segera menuntaskan penanganan perkara hukum yang melibatkan seseorang berinisial Eko HK yang saat ini disebut tengah berproses di Polda Jawa Tengah dan Polres Demak.
Desakan tersebut disampaikan dalam momentum kegiatan buka puasa bersama yang digelar pada Senin (16/3/2026) di Markas Komando GRIP Jaya Semarang, Jalan Pawiyatan Luhur No. 78, Kota Semarang. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus serta anggota organisasi.
Ketua DPC GRIP Jaya Kota Semarang, Mf. Hasan, mengatakan forum buka puasa bersama tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Ramadan, tetapi juga menjadi ruang menyampaikan aspirasi organisasi terkait perkembangan penanganan perkara yang dinilai belum memberikan kepastian hukum.
“Kami meminta kepada aparat kepolisian, baik di Polda Jawa Tengah maupun Polres Demak, agar segera menuntaskan proses hukum terhadap saudara Eko HK sesuai aturan yang berlaku,” ujar Hasan.
Ia juga menyoroti kebijakan penangguhan penahanan terhadap Eko HK yang hingga kini masih berlaku. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.
“Penangguhan penahanan ini menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Kami berharap proses hukum berjalan secara adil dan memberikan kepastian hukum,” katanya.
Selain itu, Hasan juga menyinggung adanya sebuah video yang diduga berisi penghinaan terhadap salah satu anggota GRIP Jaya bernama Nizar. Dalam video tersebut terdapat kalimat yang dinilai tidak pantas dan menyinggung keluarga besar organisasi.
“Kami berharap tidak ada lagi pernyataan yang bernada provokasi, apalagi saat ini kita berada di bulan Ramadan yang penuh berkah dan ampunan,” tegasnya.
Sementara itu, Nizar Al Qodari, S.H selaku Bidang Hukum DPW GRIP Jaya Jawa Tengah mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin organisasi.
Menurutnya, DPW GRIP Jaya Jawa Tengah juga mendorong seluruh DPC di wilayah Jawa Tengah untuk menggelar kegiatan serupa yang disertai aksi sosial kemasyarakatan.
“GRIP Jaya tidak sekadar ormas, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial masyarakat. Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat dan meninggalkan sifat-sifat premanisme sesuai arahan DPP GRIP Jaya di bawah kepemimpinan Haji Hercules,” pungkasnya.
Tidak ada komentar