
UNGARAN | MNNMEDIA.COM — Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimanfaatkan sejumlah wartawan di Kabupaten Semarang untuk membangun konsolidasi. Mereka membentuk Forum Jurnalis Kabupaten Semarang (FJKS), sebuah wadah baru yang diharapkan menjadi ruang terbuka bagi insan pers lintas media.
Forum ini digagas Shodiq (Harian7.com) dan Heru Santoso (Oligarki.id). Keduanya menilai perlu ada organisasi yang memberi akses setara bagi wartawan yang aktif meliput di Kabupaten Semarang.
“Inti dibentuknya FJKS ini didasari dari keprihatinan rekan-rekan jurnalis yang kesulitan masuk ke paguyuban yang sudah ada. Dengan FJKS, kita hapus ‘diskriminasi’ dan satukan semua wartawan yang benar-benar mencari berita di Kabupaten Semarang,” ujar Shodiq, Kamis (12/02/2026).
Menurut dia, setelah forum terbentuk, pengurus akan menggelar rapat pleno untuk merumuskan langkah organisasi, termasuk menyusun struktur kepengurusan dan menyiapkan deklarasi resmi.
Heru Santoso menyebut FJKS juga hadir untuk mempertegas identitas dan legalitas wartawan di lapangan. Ia berharap tak ada lagi stigma terhadap jurnalis yang bekerja secara profesional.
“Kami akan memberikan pemberitahuan resmi kepada Bupati Semarang, bahkan hingga tingkat Desa dan Kelurahan. Kami ingin membuktikan bahwa FJKS benar-benar ada secara fungsional, bukan sekadar organisasi papan nama,” tegas Heru.
FJKS, lanjutnya, akan membuka komunikasi dan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Semarang, hingga sektor swasta dan masyarakat. Hingga kini, puluhan wartawan dari media cetak dan elektronik telah menyatakan bergabung dalam forum tersebut.
Tidak ada komentar