
KABUPATEN SEMARANG | MNNMEDIA.COM
Pembangunan Gudang dan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga terus dikebut. Sejumlah titik proyek bahkan telah melampaui progres 60 persen, menandai keseriusan pemerintah dan TNI dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.
Hingga pertengahan Januari 2026, pembangunan fisik KDKMP yang tersebar di 200 titik lokasi telah mencapai rata-rata progres 26,37 persen. Proyek strategis nasional ini menargetkan total 258 desa dan kelurahan, meliputi 208 desa dan 27 kelurahan di Kabupaten Semarang serta 23 kelurahan di Kota Salatiga.
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, mengungkapkan bahwa dari total target tersebut, 200 titik sudah memasuki tahap pembangunan aktif, sementara 58 titik lainnya masih dalam tahap persiapan.
“Saat ini 193 titik berada di Kabupaten Semarang dan 7 titik di Kota Salatiga. Seluruhnya terus kami kawal agar progres berjalan sesuai target,” ujar Letkol Inf Guvta Koedoes, Sabtu (17/1/2026).
20 Titik Tembus 60 Persen, Kalisidi Melaju Paling Cepat Berdasarkan data lapangan, 20 titik proyek menunjukkan progres signifikan di atas 60 persen. Lokasi tersebut tersebar di Desa Kawengan, Batur, Bergas Kidul, Wonorejo, Gentan, Candirejo, Kalisidi, Keji, Plumutan, Sraten, Ngadirejo, Kebon Agung, Nogosaren, Wates, Sumogawe, Samirono, Sidoharjo, Siwal, dan Klepu.
Bahkan, satu titik di KDMP Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, mencatat progres paling pesat.“Progres pembangunan KDMP Desa Kalisidi saat ini sudah mencapai lebih dari 80 persen dan terus dimatangkan,” tambahnya.Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa
Pembangunan Gudang dan Gerai KDKMP diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi desa, terutama dalam memperkuat rantai distribusi hasil pertanian dan produk unggulan desa menuju pasar yang lebih luas.
Kodim 0714/Salatiga bersama instansi terkait terus melakukan monitoring dan evaluasi intensif, guna memastikan seluruh pembangunan selesai tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Warga Lokal Dilibatkan, Ekonomi Desa Mulai Bergerak,Kepala Desa Klepu, Djoko Purnomo, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas KDKMP di desanya telah mencapai progres 60 persen. Ia menegaskan, dampak positif sudah dirasakan warga sejak tahap konstruksi.
“Yang paling terasa saat ini adalah penyerapan tenaga kerja dari warga setempat dan pemberdayaan masyarakat desa,” ungkap Djoko.
Ia menambahkan, keterlibatan warga lokal menjadi komitmen pemerintah desa agar pembangunan KDMP tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi stimulan ekonomi sejak dini.
Terkait dampak lingkungan dan sosial, Djoko memastikan pembangunan berjalan kondusif.
“Sejauh ini tidak ada dampak negatif. Kami terus melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan lancar dan tidak merugikan warga,” tegasnya.
Pusat Distribusi Produk Unggulan Desa
Ke depan, Gudang dan Gerai KDKMP di wilayah Pringapus dan sekitarnya diharapkan menjadi pusat distribusi dan pemasaran produk unggulan desa, sekaligus memperkuat struktur ekonomi perdesaan secara berkelanjutan.
Dengan progres yang terus meningkat, proyek ini diyakini menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi lokal.(*)
Tidak ada komentar